![]() |
| Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Muhammad Fida/detikcom) |
Anies menyampaikan hal tersebut dalam sambutan di deklarasi Gerakan Kebangkitan Indonesia di Gedung Is Plaza, Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Minggu (7/1/2018).
“Saya setuju tidak boleh ada aksi nyata tanpa gagasan, aksi nyata hanya ujung. Jadi ada tiga level gagasan, narasi, dan kerja,” kata Anies.
Anies mengatakan gagasan dalam menyelesaikan ketimpangan di Jakarta dengan menuntaskan empat masalah utama yaitu pendidikan, kesehatan, biaya hidup dan lapangan kerja.
Anies menganggap gagasan tersebut dituangkan dalam narasi yang dia sampaikan kepada warga Jakarta. Dia mengaku khawatir pada pendapat sebagian orang yang menganggap kata-kata tidak penting.
“Kerja saja, tanpa gagasan tanpa narasi, maka sama saja. Karya harus ada narasinya, narasi harus ada, jadi tiga level. Gagasan, narasi, kerja. Saya khawatir ada yang menganggap kata-kata tidak penting,” tuturnya.
Anies mengatakan banyak pahlawan nasional yang menggerakkan bangsa dengan kata-kata. Dia menilai kata-kata sangat penting untuk membangun Jakarta.
“Kalau kata-kata tidak penting maka seluruh media tidak perlu bekerja. Buku itu kata-kata. Kata-kata itu penting, dikutip. Sukarno, Sudirman, mengeluarkan kata-kata. Itu penting dan membuat kita tercerahkan. Kalau kata-kata tanpa ada gagasan tidak ada makna,” jelasnya.(fdu/dhn/detik)








Komentar