Ilmuwan Ini Dipecat NASA Gegara Bocorkan Rahasia Malam Lailatul Qadar

Carner pun tak kuasa menutupi kekagumannya ketika mendengar sederet penjelasan dalam ayat suci Alquran.

“Saya terkejut, ternyata Alquran telah menyebutkan tentang malam Lailatul Qadar sejak 14 abad yang lalu. Sedangkan ilmu pengetahuan baru menemukannya belakangan, saya merasa terkejut dan terpesona dengan kebenaran Alquran dan keagungan Allah.”

Sejak saat itulah, Carner menyadari bahwa Alquran adalah kitab suci yang berisi fakta-fakta ilmiah yang tidak bisa dibantah oleh siapapun.

“Saya juga menyadari bahwa Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia yang bisa memberikan kedamaian dan kebahagiaan, pada siapa saja yang mau mengikutinya.”

Tanpa ragu-ragu, Carner kemudian memantapkan diri untuk bersyahadat, menjadi seorang mualaf dan masuk Islam.

“Saya memutuskan untuk masuk Islam dan mengucapkan syahadat. Saya merasa sangat bahagia dan lega. Saya merasa telah menemukan tujuan hidup saya yang sebenarnya. Saya merasa telah mendapatkan hidayah dan rahmat dari Allah,” katanya.

Namun keputusan itu membuat dirinya harus kehilangan jabatan di lembaga antariksa tersebut.

“NASA tidak senang dengan keputusan saya. Mereka menganggap saya sebagai penghianat dan ancaman. Mereka juga menyembunyikan fakta-fakta ilmiah yang saya temukan dari dunia,” tuturnya.

Menurut Carner, mereka tidak mau orang-orang tahu tentang keajaiban malam Lailatul Qadar dan kebenaran Islam.

“Namun saya tidak menyesal, saya tidak peduli dengan jabatan atau kekayaan dunia. Saya hanya peduli dengan kebenaran dan keimanan. Saya ingin menyebarkan pesan Islam kepada orang-orang. Saya hanya ingin beribadah kepada Allah dan mengharapkan ridhanya.”

“Saya kemudian tertarik untuk menjelajari lebih lanjut tentang Islam. Saya menemukan bahwa Islam adalah agama yang sesuai dengan akal dan ilmu. Saya juga menemukan bahwa Islam seperti keajaiban,” timpalnya lagi. (*)

Spesial Untuk Mu :  Tak Main-main! catat!, Opsi Terakhir MUI Tolak RUU HIP: Demo Besar!

Komentar