Ini Kisah Perjalanan Waluyo Setelah ‘Bangkit Dari Kubur’

Waluyo%2B1
Waluyo bersama istrinya saat berbincang di dengan warga sekitar rumah yang tak percaya pria tersebut kembali.

YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com –  Waluyo (62) warga Suryoputran
PB III/43 RT 35 RW 10 yang diyakini pihak keluarga telah meninggal
ternyata selama ini masih hidup dan menggelandang di Semaran Jawa Tengah
(Jateng). Kepulangan Waluyo Selasa (02/08/2016) pagi kemarin,  mengejutkan
keluarga dan Suryoputran, pasalnya setahun lalu anak serta istrinya
telah menguburkan jasad Waluyo di Canden Bantul.

Saat ditemui di rumahnya, Waluyo menceritakan
alasan mengapa memilih pergi meninggalkan rumah hingga akhirnya keluarga
merasa menemukan dirinya dan bahkan menguburkan jenazah yang dikira
adalah pria tersebut. Ternyata, semula Waluyo merupakan penarik becak
yang kebingungan karena becak cicilannya diambil paksa sang juragan
lantaran tak bisa membayar sejumlah uang.
“Saya tidak berani pulang, bingung hanya pegang uang Rp 40 ribu untuk
nyicil (becak) kurang, diminta menunda seminggu saja tidak mau akhirnya
becak saya diambil. Yasudah saya bingung mau menggelandang saja, tiga
bulan saya tidur di kawasan Demangan di emperan toko,” ungkap Waluyo.
Namun, karena merasa malu bila bertemu dengan tetangga dan saudara
akhirnya Waluyo memilih pergi lebih jauh ke wilayah Semarang. Dengan
berjalan kaki selama empat hari, Waluyo akhirnya tiba di Semarang dan
tinggal menggelandang di berbagai wilayah.
“Tiga bulan di Semarang saya pindah-pindah ke manapun yang penting
bisa tidur dan hidup tapi akhirnya 10 bulan terakhir saya tinggal di
banjir kanal Semarang Barat ya nyapu jalan ya membantu parkir kalau sore
hari yang penting bisa buat makan. Saya tidak punya daya untuk pulang,
takut dengan anak istri dan tak punya uang,” kenangnya.
Waluyo yang memang tak berniat memberi kabar keluarga dan tidak tahu
jika di Yogyakarta ia sudah dinyatakan meninggal dunia pada Mei 2015
setelah keluarga yakin seorang pria tanpa identitas korban tabrak lari
di Gunungkidul adalah dirinya. “Ya saya tidak tahu kalau dikira sudah
meninggal, saya happy saja di Semarang,” imbuhnya.
Baca Juga: Heboh ..!!! Sudah Meninggal & Dikuburkan Setahun Yang Lalu, Waluyo Pulang ke Rumah
 
Keputusan untuk kembali ke Yogyakarta pagi tadi muncul setelah ada
orang yang menawarkan kebaikan mengantarkan kakek satu cucu ini.
“Sebenarnya niat pulang sejak Lebaran kemarin, tapi ditunda-tunda terus
padahal sudah sempat menitipkan uang Rp 400 ribu pada satu kenalan yang
akan ke Yogya, akhirnya bisa pulang diantar pemilik hotel di kawasan
Dagen, berangkat pagi tadi setelah subuh,” sahut Waluyo.
Kini Waluyo telah berkumpul bersama keluarganya yakni dua puterinya
Any Istiyatrti (34), Anti Ristanti (32) dan sang istri Alin S Katinah
(65). Pihak keluarga meminta Waluyo untuk tinggal di rumah dan menjaga
warung kecil yang ada di rumahnya tersebut agar tak lagi hilang dan
dikira meninggal dunia untuk kedua kali. (*).
Sumber, KRjogja
Spesial Untuk Mu :  Heiiiiist...."WARUNG PANGKU" Juga Menjamur Disepanjang Jalan ini.....

Komentar