PALI-SUMSEL, SriwijayaAktual.com – Sekolah Dasar Negeri 39 (SD N 39) Talang Ubi, Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi
Sumatera Selatan, yang tepat letaknya di wilayah Desa Persiapan Jerambah Besi, Hingga
saat ini masih kekurangan tenaga pengajar PNS , sehingga menjadi sorotan public.
Sumatera Selatan, yang tepat letaknya di wilayah Desa Persiapan Jerambah Besi, Hingga
saat ini masih kekurangan tenaga pengajar PNS , sehingga menjadi sorotan public.
Saat dikonfirmasi kepada Ketua Komite SD
N 39 Talang Ubi, Abu Umar, mengatakan, SD N 39 yang terbagi menjadi 8 kelas dengan
ruang belajar hanya 4 ruangan ini hanya ada
satu PNS di sekolah tersebut. Status PNS itu karena menjabat kepala sekolah. Sehingga untuk proses
mengajar siswa di sekolah dilakukan seluruhnya oleh tenaga honorer yang
jumlahnya ada 11 orang.
N 39 Talang Ubi, Abu Umar, mengatakan, SD N 39 yang terbagi menjadi 8 kelas dengan
ruang belajar hanya 4 ruangan ini hanya ada
satu PNS di sekolah tersebut. Status PNS itu karena menjabat kepala sekolah. Sehingga untuk proses
mengajar siswa di sekolah dilakukan seluruhnya oleh tenaga honorer yang
jumlahnya ada 11 orang.
Hal tersebut memang tidak mengganggu
proses belajar mengajar pada sekolah bersangkutan. Namun sejumlah tokoh
masyarakat menilai kualitas pendidikan di Kabupaten PALI belum dapat
maksimal serta meyakinkan.
proses belajar mengajar pada sekolah bersangkutan. Namun sejumlah tokoh
masyarakat menilai kualitas pendidikan di Kabupaten PALI belum dapat
maksimal serta meyakinkan.
“Meskipun tidak ada kendala dalam proses
belajar mengajar, dan bukan berarti merendahkan tenaga guru honorer. Namun, kualitas pendidikan di daerah pelosok
yang kekurangan guru PNS tentu jauh
tertinggal dengan wilayah Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Ibu Kota Kabupatan
PALI.”Katanya Umar , Rabu (26/7/2017) dikutip dari tribunsumsel.
belajar mengajar, dan bukan berarti merendahkan tenaga guru honorer. Namun, kualitas pendidikan di daerah pelosok
yang kekurangan guru PNS tentu jauh
tertinggal dengan wilayah Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Ibu Kota Kabupatan
PALI.”Katanya Umar , Rabu (26/7/2017) dikutip dari tribunsumsel.
Menurutnya Umar, Apabila di SD N 39 ada
guru PNS, ilmu yang dimiliki guru PNS dapat saja tidak hanya diturunkan kepada
murid-muridnya saja, tetapi guru honorer juga dapat menimba pengalaman
dari guru yang statusnya PNS.
guru PNS, ilmu yang dimiliki guru PNS dapat saja tidak hanya diturunkan kepada
murid-muridnya saja, tetapi guru honorer juga dapat menimba pengalaman
dari guru yang statusnya PNS.
“Meminta kepada Pemkab PALI, bahwa tenaga pendidik atau guru
jangan menumpuk di perkotaan Kabupaten PALI saja. Namun, perlu disebar ke
pelosok desa supaya anak di desa mendapatkan hak yang sama dengan anak di
perkotaan. Sehingga proses pendidikan di Kabupaten PALI merata secara
kualitas tenaga pendidiknya.”Tandasnya.
jangan menumpuk di perkotaan Kabupaten PALI saja. Namun, perlu disebar ke
pelosok desa supaya anak di desa mendapatkan hak yang sama dengan anak di
perkotaan. Sehingga proses pendidikan di Kabupaten PALI merata secara
kualitas tenaga pendidiknya.”Tandasnya.
Sementara itu, salah satu guru honorer di SD N 39 Talang
Ubi, Pawaka,
mengatakan, menginginkan hal sama. Sebagai guru honorer pasti berupaya
bekerja dan mendidik semaksimal mungkin, akan tetapi alangkah baiknya di SD N
39 ada satu atau lebih guru PNS. Karena pengalaman guru honorer
terbatas yang dengan hanya lulusan
SMA. Selama ini di sekolah SD N 39 Talang Ubi hanya kepala sekolahnya
saja yang PNS.”Pungkasnya.
Ubi, Pawaka,
mengatakan, menginginkan hal sama. Sebagai guru honorer pasti berupaya
bekerja dan mendidik semaksimal mungkin, akan tetapi alangkah baiknya di SD N
39 ada satu atau lebih guru PNS. Karena pengalaman guru honorer
terbatas yang dengan hanya lulusan
SMA. Selama ini di sekolah SD N 39 Talang Ubi hanya kepala sekolahnya
saja yang PNS.”Pungkasnya.
![]() |
Suasana SDN 39 Desa Jeramba Besi, Talang Ubi sedang mengikuti upacara di lapangan sekolah (Tribunsumsel.com/Ari Wibowo) |
Selain itu, saat
dikonfirmasi secara terpisah kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Ka.Disdiknas)
Kabupaten PALI, Kamriadi, mengatakan, Membenarkan atas kekurangan
tenaga pendidik atau guru dari PNS. Namun, hal itu sementara ini dapat ditutupi
dengan tenaga pengajar honorer.
dikonfirmasi secara terpisah kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Ka.Disdiknas)
Kabupaten PALI, Kamriadi, mengatakan, Membenarkan atas kekurangan
tenaga pendidik atau guru dari PNS. Namun, hal itu sementara ini dapat ditutupi
dengan tenaga pengajar honorer.
Secara umum, bahwa
kekurangan tenaga pengajar guru
PNS, tidak dapat disalahkan, karena kuota nasional tidak banyak, bukan di
Kabupaten PALI saja, tetapi secara nasional, yang diinginkan 3.000
guru, namun diterima 100 guru saat penerimaan CPNS 2014
lalu. Sehinga seluruhnya rata-rata kekurangan guru PNS.”Tuturnya.
kekurangan tenaga pengajar guru
PNS, tidak dapat disalahkan, karena kuota nasional tidak banyak, bukan di
Kabupaten PALI saja, tetapi secara nasional, yang diinginkan 3.000
guru, namun diterima 100 guru saat penerimaan CPNS 2014
lalu. Sehinga seluruhnya rata-rata kekurangan guru PNS.”Tuturnya.
Berharap kedepan adanya penerimaan
CPNS guru diperbanyak khususnya di Kabupaten PALI, mengingat jumlah guru non
PNS lebih dominan dari guru PNS. “Di Kabupaten PALI, untuk jumlah guru SD PNS
578 dan non PNS guru SD 638 dan guru SMP PNS 133 dan non PNS 340.”Tandasnya.
(Red)
CPNS guru diperbanyak khususnya di Kabupaten PALI, mengingat jumlah guru non
PNS lebih dominan dari guru PNS. “Di Kabupaten PALI, untuk jumlah guru SD PNS
578 dan non PNS guru SD 638 dan guru SMP PNS 133 dan non PNS 340.”Tandasnya.
(Red)
Komentar