Kantor BRI Madiun Digruduk Teroris, Alhamdulilah Raider 501 Bajrayuda Kualifikasi Khusus Dengan Sigap Berhasil Menembak Gerombolan Teroris Tewas!!!

20160727140148IMG 20160727 1754
Simulasi penangulangan teroris yang digelar pasukan Yonif Para Raider 501 Bajrayuda.

MADIUN-JATIM, SriwijayaAktual.com –  Belasan teroris mengruduk serbu kantor Bank Rakyat Indonesia
(BRI) Madiun yang berada di jalan Pahlawan Kota Madiun, Rabu
(27/7/2016). Tak ayal, puluhan nasabah dan karyawan bank tersebut panik.

Teroris sempat menyandera Kepala Kantor Cabang BRI Madiun, Narto Laksono
dan beberapa karyawan. Pasukan TNI dari Yonif Para Raider 501 Bajrayuda
yang menerima laporan adanya teroris, langsung bergerak cepat untuk
berusaha melumpuhkan teroris dan menyelamatkan sandera.

Pasukan TNI ini pun terlibat adu tembak dengan sekelompok orang
bersenjata tersebut. Lima orang dari kelompok teroris tewas ditembak
pasukan Para Raider. Sedangkan sisanya berhasil dilumpuhkan. Dalam
hitungan menit, pasukan Para Raider pun berhasil menyelamatkan sandera
dan menguasai keadaan.

Danyon Para Raider 501 Bajrayuda, Letkol INF Teadi Aulia mengatakan,
adegan ini hanyalah simulasi penanggulangan aksi teroris. “Simulasi ini
kita berkerjasama dengan BRI, untuk kesigapan Para Raider. Batalion kami
90 persen sudah memiliki kualifikasi Raider,”katanya,

“Apalagi Batalyon Yonif 501/BY Madiun tahun lalu, melaksanakan validasi
yang sebelumnya lintas udara khusus penerjunan, ditambah kemampuannya
dengan kemampuan raider. Bahkan, para raider ini dibekali kualifikasi
khusus, yang tergabung dalam tim Gultor atau pasukan penanggulangan
teroris.”Tuturnya.
saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Cabang BRI Madiun, Narto Laksono
mengungkapkan, simulasi penanggulangan teroris baru kali pertama
dilakukan di BRI.

Melalui simulasi tersebut, diharapkan dapat
menjadi gambaran untuk menyiapkan hal-hal yang tidak diinginkan diluar
kendali petugas bank. Apalagi, BRI merupakan asset negara yang harus
dilindungi untuk keperluan masyarakat dan nasabah bank.

“Kita ini
baru pertama kali simulasi perampokan oleh teroris seperti ini. Dan
tidak banyak yang tahu, hanya manajemen saja. Saya ya sempat khawatir
juga, apalagi sempat jadi tawanan dan ditodong senjata, ini diluar
kendali kita,” katanya.

Spesial Untuk Mu :  Buka Puasa Bersama HMI dan KAHMI, JK Sindir Soal Korupsi

Sementara itu, salah satu nasabah bank
yang juga staf Bakorwil I Madiun, Yunarti mengaku shock dengan simulasi
yang dilakukan Batalyon Yonif Para Raider 501/BY Madiun. Apalagi, saat
kawanan teroris membabi buta seluruh isi bank, dirinya dan nasabah lain
menyelamatkan diri dengan bersembunyi di toilet bank.

Rasa shock,
takut, kawatir dan gemetar tidak henti-hentinya dirasakan Yunarti. Hal
ini karena saat dirinya hendak melakukan transaksi pengiriman uang,
kawanan teroris langsung menembakkan senjata api ke udara.

“Ya
takut lah, kan pas saya di kasir langsung ada tembakan. Begitu ada yang
bilang rampok, saya langsung lari menyelematkan diri ke toilet. Mau
telpon nggak bisa, tangan nggak bisa digerakkan,” katanya.

Pasca
simulasi selesai dilaksanakan, suasana di BRI Cabang Madiun mendadak
gaduh. Seluruh nasabah dan karyawan bank berhamburan keluar untuk
menyaksikan, kesuksesan pelaksanaan simulasi pasukan Batalyon Yonif Para
Raider 501/BY Madiun. Bahkan, banyak diantara nasabah dan karyawan
bank, berfoto selfie dengan kendaraan dan pasukan Para Raider. (Adm).



Source, Berita Jatim & Realita

Komentar