![]() |
Kendaraan operasional PT DNS yang dibakar massa, Sabtu (6/8/2016). |
MURATARA-SUMSEL, SriwijayaAktual.com – Permasalahan tambang antara masyarakat dan PT DNS terus berlangsung
seakan tidak ada habisnya. Terakhir, satu warga tertembak oleh anggota
Brimob yang bertugas di PT DNS.
Spontan saja tertembaknya warga tersebut menyulut kemarahan
masyarakat setempat. Akibatnya, kendaraan operasional PT DNS BG 9380 HC
dirusak dan dibakar masyarakat saat melintas di Jembatan Desa Suka
Menang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 00.30.
masyarakat setempat. Akibatnya, kendaraan operasional PT DNS BG 9380 HC
dirusak dan dibakar masyarakat saat melintas di Jembatan Desa Suka
Menang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 00.30.
Kapolres Mura AKBP Herwansah Saidi, melalui Kapolsek Karang Jaya AKP
Yulfikri, mengatakan, awal mulanya ada anggota Brimob yang sedang
melaksanakan tugas pengamanan di PT DNS menembak salah satu oknum warga
desa Suka Menang, yang saat itu sedang melakukan aksi pencurian batu or
atau konsentrat emas di dalam lahan tambang milik PT DNS.
Yulfikri, mengatakan, awal mulanya ada anggota Brimob yang sedang
melaksanakan tugas pengamanan di PT DNS menembak salah satu oknum warga
desa Suka Menang, yang saat itu sedang melakukan aksi pencurian batu or
atau konsentrat emas di dalam lahan tambang milik PT DNS.
Secara kebetulan para anggota Brimob yang sedang melakukan patroli di
lahan tambang Siamang, menemukan sekelompok warga sedang mengambil
benda-benda tersebut. Padahal sebelumnya sudah dilakukan peringatan
namun diabaikan oleh warga. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap
pelaku dan mereka melakukan perlawanan. Sehingga anggota melepaskan
tembakan peringatan dan tembakan berikutnya mengenai kaki salah satu
warga yang mencuri.
lahan tambang Siamang, menemukan sekelompok warga sedang mengambil
benda-benda tersebut. Padahal sebelumnya sudah dilakukan peringatan
namun diabaikan oleh warga. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap
pelaku dan mereka melakukan perlawanan. Sehingga anggota melepaskan
tembakan peringatan dan tembakan berikutnya mengenai kaki salah satu
warga yang mencuri.
“Ya awal mulanya anggota Brimob sedang melakukan patroli dan
menemukan sekelompok warga sedang mencuri, namun hanya diberikan teguran
supaya tidak mencuri. Akan tetapi peringatan tersebut tidak digubris
dan anggota melepaskan tembakan ke atas, namun tembakan berikutnya
mengenai kaki salah satu dari pencuri,” ungkapnya, kemarin.
menemukan sekelompok warga sedang mencuri, namun hanya diberikan teguran
supaya tidak mencuri. Akan tetapi peringatan tersebut tidak digubris
dan anggota melepaskan tembakan ke atas, namun tembakan berikutnya
mengenai kaki salah satu dari pencuri,” ungkapnya, kemarin.
![]() |
Mobil operasional PT DNS yang dibakar massa, Sabtu (Ist-6/8/2016). |
Pelaku yang tertembak langsung dilarikan ke klinik PT DNS dan dirujuk
ke Puskesmas Karang Jaya. Namun ketika akan pulang selesai mengantar
pelaku ke Puskesmas, mobil milik PT DNS dihadang di tengah jembatan Desa
Suka Menang oleh sekelompok warga yang langsung melakukan pengrusakan
dan membakar mobil tersebut, beruntung sopir kendaraan hanya disuruh
turun tanpa dilukai oleh warga.
ke Puskesmas Karang Jaya. Namun ketika akan pulang selesai mengantar
pelaku ke Puskesmas, mobil milik PT DNS dihadang di tengah jembatan Desa
Suka Menang oleh sekelompok warga yang langsung melakukan pengrusakan
dan membakar mobil tersebut, beruntung sopir kendaraan hanya disuruh
turun tanpa dilukai oleh warga.
“Ketika hendak pulang habis mengantar pelaku yang tertembak mobil
tersebut distop sekelompok warga yang langsung melakukan pengrusakan dan
membakar mobil, “bebernya.
tersebut distop sekelompok warga yang langsung melakukan pengrusakan dan
membakar mobil, “bebernya.
Ia menambahkan, untuk menenangkan warga yang datang ke Tempat
Kejadian Perkara (TKP). Kapolres Mura, Wabup Mura, pihak kecamatan, dan
perangkat desa bersangkutan langsung turun tangan. Kemudian pihaknya
diperbantukan oleh Polsek Rayonisasi siaga I. “Alhamdulillah kondisi aman dan terkendala, serta tidak ada tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok warga tersebut,” imbuhnya. (#mar/BP).
Kejadian Perkara (TKP). Kapolres Mura, Wabup Mura, pihak kecamatan, dan
perangkat desa bersangkutan langsung turun tangan. Kemudian pihaknya
diperbantukan oleh Polsek Rayonisasi siaga I. “Alhamdulillah kondisi aman dan terkendala, serta tidak ada tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok warga tersebut,” imbuhnya. (#mar/BP).
Komentar