![]() |
| Sejumlah siswa SMK Fatahillah Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah memproses pembuatan tempat sampah pintar di ruang unit produksi sekolah. [Suara.com/ Teguh Lumbiria] |
Tempat sampah yang terbeli sudah mencapai 27 unit. Sebanyak 21 unit terjual ke daerah Jawa Barat dan sisanya di tingkat lokal.
CILACAP-JATENG, SriwijayaAktual.com – Tempat sampah pintar buatan siswa SMK Fatahillah Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah diminati sejumlah pihak, baik perorangan sampai perusahaan. Beberapa di antaranya, bahkan sudah membeli.
Menurut Wakil Kepala SMK Fatahillah
Cipari, Sudaryono, tempat sampah yang terbeli sudah mencapai 27 unit.
Sebanyak 21 unit terjual ke daerah Jawa Barat dan sisanya di tingkat
lokal.
Cipari, Sudaryono, tempat sampah yang terbeli sudah mencapai 27 unit.
Sebanyak 21 unit terjual ke daerah Jawa Barat dan sisanya di tingkat
lokal.
“Yang di Jawa Barat itu daerah Cikarang. Pembelinya sejumlah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi elektronik dan spare part
kendaraan. Kami ada koneksi ke sana, karena dalam sejumlah kesempatan
menjalin kerjasama dalam penempatan siswa kami yang praktik lapangan,”
kata Sudaryono, Sabtu (27/4/2019).
kendaraan. Kami ada koneksi ke sana, karena dalam sejumlah kesempatan
menjalin kerjasama dalam penempatan siswa kami yang praktik lapangan,”
kata Sudaryono, Sabtu (27/4/2019).
Sedangkan untuk pembeli lokal, umumnya merupakan perorangan. Lantaran ada sejumlah warga yang tertarik, kemudian membelinya.
Tak berhenti sampai di situ, para
pelajar di sekolah tersebut juga tengah memproduksi sejumlah unit lagi.
Pembuatan itu untuk memenuhi pesanan dari peminat baru.
pelajar di sekolah tersebut juga tengah memproduksi sejumlah unit lagi.
Pembuatan itu untuk memenuhi pesanan dari peminat baru.
“Ada sekitar 20 unit yang masih
dibuat anak-anak, untuk memenuhi pesanan lagi. Memang untuk sistem
produksi kami saat ini, menyesuaikan dengan pesanan,” kata dia.
dibuat anak-anak, untuk memenuhi pesanan lagi. Memang untuk sistem
produksi kami saat ini, menyesuaikan dengan pesanan,” kata dia.
Lantas, berapa harga jual setiap unit
sampah pintar nan memanjakan itu? Sudaryono menuturkan, harga jualnya
berkisar Rp 300 ribu per unit.
sampah pintar nan memanjakan itu? Sudaryono menuturkan, harga jualnya
berkisar Rp 300 ribu per unit.
“Hasil penjualan itu, secara umum
bisa menutup biaya produksi. Keuntungannya kemudian dibagi, ada yang
untuk uang saku anak-anak, dan tentunya ada untuk biaya operasional,”
kata dia.
bisa menutup biaya produksi. Keuntungannya kemudian dibagi, ada yang
untuk uang saku anak-anak, dan tentunya ada untuk biaya operasional,”
kata dia.
Diketahui, tempat sampah pintar ini
menjadi buah karya Unit Produksi Hero Teknik SMK Fatahillah Cipari.
Tempat sampah ini memiliki pintu otomatis yang memanfaatkan sensor
dengan tenaga listrik.
menjadi buah karya Unit Produksi Hero Teknik SMK Fatahillah Cipari.
Tempat sampah ini memiliki pintu otomatis yang memanfaatkan sensor
dengan tenaga listrik.
Penutup akan membuka secara otomatis,
ketika ada yang hendak membuang sampah. Pintu akan kembali menutup,
ketika memastikan aktivitas pembuangan sampah berakhir. [suara]
ketika ada yang hendak membuang sampah. Pintu akan kembali menutup,
ketika memastikan aktivitas pembuangan sampah berakhir. [suara]








Komentar